Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Medan

Adab Murid terhadap Guru, seperti apa di dalam kitab Ta’lim Muta’alim?

Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang disebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini. Para pewaris nabi begitu julukan mereka para pemegang kemulian ilmu agama. Tinggi kedudukan mereka di hadapan Sang Pencipta.

Ketahuilah saudaraku para pengajar agama mulai dari yang mengajarkan iqra sampai para ulama besar, mereka semua itu ada di pesan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Beliau bersabda,

ليس منا من لم يجل كبيرنا و يرحم صغيرنا و يعرف لعالمنا حقه

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti hak ulama” (HR. Ahmad dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami).

Tersirat dari perkatanya shallahu ‘alaihi wa salam, bahwa mereka para ulama wajib di perlakukan sesuai dengan haknya. Akhlak serta adab yang baik merupakan kewajiban yang tak boleh dilupakan bagi seorang murid.

Guru kami DR. Umar As-Sufyani Hafidzohullah mengatakan, “Jika seorang murid berakhlak buruk kepada gurunya maka akan menimbulkan dampak yang buruk pula, hilangnya berkah dari ilmu yang didapat, tidak dapat mengamalkan ilmunya, atau tidak dapat menyebarkan ilmunya. Itu semua contoh dari dampak buruk.”

Maka seperti apa adab yang baik terhadap seorang guru?

Dalam kitab beliau Ta’lim Muta’alim diterangkan adab murid terhadap guru adalah :

1. Seorang murid tidak berjalan di depan gurunya
2. Tidak duduk di tempat duduknya
3. Tidak memulai bicara kecuali dengan atas izinnya
4. Tidak banyak bicara di sebelahnya
5. Tidak bertanya sesuatu yang membosankan
6. Harus menjaga waktu, jangan mengetuk pintunya, tapi menunggu sampai guru keluar
7. Seorang murid harus kerelaan hati guru, harus menjauhi hal-hal yang menyebabkan guru marah, mematuhi perintahnya asal tidak bertentanangan dengan agama
8. Termasuk menghormati guru adalah juga dengan menghormati putra- putra guru, dan sanak kerabat guru
9. Jangan menyakiti hati seorang guru karena ilmu yang dipelajarinya akan tidak berkah.

Jadi sangat jelas bahwa menghormati guru itu harus ditanamkan sejak dini kepada murid, agar murid mengetahui adab terhadap guru, sehingga dalam menuntut ilmu para murid diberi kemudahan untuk memahami berbagai macam ilmu pengetahuan yang ada.